Publik Indonesia baru-baru ini tengah
digemparkan oleh kegiatan Kemenkes yang bagi-bagi kondom gratis. Ada pihak yang
mendukung, terutama yang pro seks bebas, yang pro liberal, yang pro kehidupan
bebas, yang pro…stitusi, hehe… Ada juga yang menolak, terutama para ulama, dan
orang-orang yang masih “waras” pemikiran dan logika nya, juga yang masih punya
hati nurani.
Saya miris banget menyaksikan berita bus
kondom gratis masuk kampus (UGM), malah ada sumber yang mengatakan, para
pembagi kondom gratis ini membagikan kondom gratis sambil bilang (kira-kira
gini), “nih jajal sama pacar kamu”, “nih jajal sama pasangan kamu”, “nih…nih…nih”
Berdasarkan hasil penelitian, hampir 80%
mahasiswa kampus itu belum menikah. Dengan pembagian kondom gratis disana,
siapa sasaran Kemenkes? Bukankah itu sama saja dengan menyuruh generasi muda
berbuat zina.
Awalnya saya kira kebijakan-kebijakan
kementrian dibuat dengan sangat matang dengan memperhatikan aspek budaya,
moral, agama, dan berbagai aspek lainnya. Tapi khusus kebijakan Mboi Menteri
Kemenkes ini, mencerminkan kebijakan yang ngawur dan asal-asalan. Sama sekali
tidak mencerminkan kebijakan dari seorang ibu/perempuan yang intelek dan
bermoral. Sangat tidak pantas menjadi Menteri maupun pembuat kebijakan.
Kebijakan ini hanya merusak generasi muda.
Perhatian seharusnya tidak hanya kita
arahkan pada Menteri Mboi ini, tapi juga kita arahkan pada Presiden SBY.
Seharusnya SBY tidak tinggal diam melihat aksi kondom gratis ini. Kalo ada yang
bilang, ‘Presiden kan urusannya banyak”, maka jawaban saya, “Kalo gak mau punya
banyak urusan, jangan jadi Presiden”, hehehe….Lagian kan dia punya banyak staf
ahli, kan bisa dioptimalkan.
Untuk memimpin bangsa sebesar Indonesia—dengan
berbagai hal yang kompleks—, kita membutuhkan Presiden yang cepat, kuat,
responsif, tegas, dan siap memikul tanggung jawab besar. Jadi tidak boleh ada
alasan, “ Presiden kan sibuk, banyak urusan, dsb..”, kalo masih pake alasan
gitu, mending jangan jadi Presiden…
Namanya juga Presiden, wajar kalo kurang
tidur, wajar kalo banyak tekanan, karena itulah Presiden, harus kuat…
---------
Saya pernah ngeliat iklan pemerintah yang
menganjurkan agar jangan menikah muda, nah kalo dikaitkan dengan pembagian
kondom gratis ke generasi muda, berarti anjuran pemerintah: NIKAH MUDA
DILARANG…”KAWIN” MUDA DIBOLEHKAN…asal pake kondom…
---------
Oh ya, kok DPR gak ngegunain hak
interpelasi terhadap kebijakan kondom gratis ya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar